Jumat, 22 Maret 2019

KITCHEN EQUPMENT AND UTENSILS

1.      Chinese Wok Stove

        Hasil gambar untuk chinese wok stove

          Fungsi : Sebagai stove khusus untuk mengolah masakan china atau dalam jumlah yang banyak           dengan menggunakan chinese wok
          Material : Besi & Stainless Steel
          Pembersihan : Menggunakan air sabun dan bilas

     2.      Ingredients Rack

Hasil gambar untuk ingredients rack

          Fungsi : Sebagai lemari atau rak untuk menyimpan bahan kering
          Material : Stainless Steel
          Pembersihan : Menggunakan napkin basah atau air sabun, lalu bilas

     3.      Dough Sheeter

        Hasil gambar untuk dough sheeter

          Fungsi : Memipihkan adonan croissant, puff pastry maupun bread dengan ketebalan yang                    disesuaikan
          Material : Besi & Stainless Steel
          Pembersihan : Menggunakan napkin basah

    4.      Proofing Cabinet

       
Hasil gambar untuk proofing cabinet          Fungsi : Sebagai alat untuk mengembangkan adonan bread dari ukuran semula
          Material : Besi & Stainless Steel
          Pembersihan : Menggunakan napkin basah






    5.      Dough Cutter

       
Hasil gambar untuk dough cutter          Fungsi : Untuk membagi atau memotong adonan dengan lebih mudah
          Material : Plastik & Stainless Steel
          Pembersihan : Menggunakan air sabun dan bilas

KITCHENT EQUIPMENT AND UTENSIL

1. slow cooker
 Hasil gambar untuk slow cooker
Function : Untuk simmer makanan
material : Stainless steel
cleaning : di cuci menggunakan sabun dan dibilas dengan air bersih


2.Pop corn maker
 Hasil gambar untuk popcorn cooker
 Hasil gambar untuk POPCORN MAKER
Function : untuk membuat pop corn
material : besi dan stanless steel
cleaning : Dilap menggunakan napkin bersih

3. Mezzaluna


Function : alat untuk men chop
Material : stainless steel
Cleaning : di cuci menggunakan sabun dan di bilas dengan air bersih
Hasil gambar untuk mezzaluna kitchen







4. Pizza Oven
Hasil gambar untuk pizza oven

Function : alat untuk memanggang

Material : stainless steel
Cleaning : di lap menggunakan napkin bersih


5.HOT DOG WARMER

Hasil gambar untuk hot dog warmer
MATERIAL : STAINLESS STEEL

Cleaning : Dibersihkan menggunakan napkin basah dan dikeringkan dengan napkin kering
FUNCTION : Sebagai alat untuk hot dog agar tetap hangat

6.CHAFING DISH


Hasil gambar untuk chafing dish
MATERIAL : STANLESS STEEL

Cleaning: Menggunakan spons dengan sabun anti bacteri
FUNCTION : Berfungsi sebagai  tempat makanan

Rabu, 13 Maret 2019

INGREDIENTS




Serai atau sereh adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.

Minyak serai adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan jalan menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. Minyak serai dapat digunakan sebagai pengusir (repelen) nyamuk, baik berupa tanaman ataupun berupa minyaknya. Kandungan serai antara lain adalah sitronela, yang tidak disukai oleh nyamuk. Maka dari itu, serai dapat dibuat menjadi obat nyamuk dan serangga lainnya.
Minyak atsiri sebagai bahan wewangian, penyedap masakan, dan obat-obatan, mempunyai sejarah. Tulisan-tulisan kuno masa lalu tidak lupa mencatat dupa, setanggi, serta minyak wangi. Benda-benda sejarah yang disimpan di museum masih mengandung bekas-bekas semerba wewangian. Sedangkan pusaka keluarga secara teratur dibasuh dengan air wangi. Ramuan jamu sebagian besar berupa ramuan sari dari akar, bunga, daun, batang dari berbagai tumbuhan. (Harris,1989).Aroma wangi dari tumbuh-tumbuhan tetap merupakan bumbu pada  setiap acara kebudayaan. Bahkan saat ini bedak, lulur, dan berbagai jenis kosmetika tradisional masih mampu bertahan sebagai perias kecantikan sebagian besar wanita Indonesia. (Harris,1989).Untuk itulah bahan-bahan pewangi serta minyak sari tumbuh-tumbuhan telah diperdagangkan sejak dahulu kala. Banyak Negara serta kerajaan menjadi termashur karena minyak atsirinya, misalnya: minyak cendana, minyak cempaka, miyak kenanga, minyak Sereh Wangi, minyak kayu putih dan lain sebagainya. Menurut sejarah, penjajahan terhadap Negara kita diawali oleh datangnya para pedagang yang berlomba-lomba mencari rempah-rempah. Ini merupakan suatu bukti bahwa penyedap dan pewangi bukan saja di butuhkan di dunia Timur, tetapi di dunia barat juga membutuhkannya. (Ruslan Harris,1989).Di zaman modern ini, aneka bahan berbau telah ditambahkan pada ribuan jenis barang yang digunakan manusia, misalnya sabun cuci, karbol semir sepatu dan lain-lain. Wewangian teknis ternyata telah menjadi kebutuhan manusia. (Harris,1989).Tanaman sereh wangi sampai saat ini masih banyak orang bertanya-tanya tentang sereh wangi, mungkin mereka pernah mendengarnya tetapi ada juga yang belum tahu sama sekali.

INGREDIENTS




Bawang merah (Allium cepa L. Kelompok Aggregatum) adalah salah satu bumbu masak utama dunia yang berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya, namun kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis. Wujudnya berupa umbi yang dapat dimakan mentah, untuk bumbu masak, acar, obat tradisional, kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur.[1] Tanaman penghasilnya disebut dengan nama sama.Bawang goreng adalah bawang merah yang diiris tipis dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak. Pada umumnya, masakan Indonesia berupa soto, sup juga bubur ayam menggunakan bawang goreng sebagai penyedap sewaktu dihidangkan. Selain diolah menjadi bawang goreng, bawang merah dapat juga dapat bermanfaat sebagai obat yaitu untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol, sebagai obat kencing manis (diabetes melitus), memperlancar pernafasan dan memperlancar aliran darah karena bawang merah dapat menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik.
      Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan di bagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang di dalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik. Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.

Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.Senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang terbentuk akibat jaringan bawang merah diiris menyebabkan mata manusia mengeluarkan air mata.Pembentukannya terpicu oleh dilepaskannya enzim lachrymatory-factor synthase ketika jaringan tubuh tanaman dilukai. Enzim ini akan mengubah asam-asam amino sulfoksida (mengandung oksida belerang) menjadi asam sulfenat yang tidak stabil. Salah satu senyawa yang terbentuk dari asam sulfenat adalah sin-propanatial-S-oksida, yang kemudian menyebar ke udara. Kelenjar air mata akan terangsang oleh senyawa ini dan memicu keluarnya air mata.

Selasa, 12 Maret 2019

INGREDIENTS (INGREDIENTS)




Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sanskerta, singaberi.Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun, ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa.Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk ke dalam suku Zingiberaceae. Nama Zingiber berasal dari bahasa Sansekerta “singabera” (Rosengarten 1973) dan Yunani “Zingiberi” (Purseglove et al. 1981) yang berarti tanduk, karena bentuk rimpang jahe mirip dengan tanduk rusa. Officinale merupakan bahasa latin (officina) yang berarti digunakan dalam farmasi atau pengobatan (Janson 1981).

Jahe dikenal dengan nama umum (Inggris) ginger atau garden ginger. Nama ginger berasal dari bahasa Prancis: gingembre, bahasa Inggris lama: gingifere, Latin: ginginer, Yunani (Greek): zingiberis (ζιγγίβερις). Namun, kata asli dari zingiber berasal dari bahasa Tamil inji ver. Istilah botani untuk akar dalam bahasa Tamil adalah ver, jadi akar inji adalah inji ver.Karena jahe hanya bisa bertahan hidup di daerah tropis, penanamannya hanya bisa dilakukan di daerah katulistiwa seperti Asia Tenggara, Brasil, dan Afrika. Saat ini Equador dan Brasil menjadi pemasok jahe terbesar di dunia. Dalam sistematika tumbuhan, tanaman jahe termasuk dalam kingdom Plantae, Subkingdom Tracheobionta, Superdivisi: Spermatophyta, Divisi: Magnoliophyta/Pteridophyyta, Subdivisi: Angiospermae, Kelas: Liliopsida-Monocotyledoneae, Subkelass: Zingiberidae, Ordo: Zingiberales, Suku/Famili: Zingiberaceae, Genus: Zingiber P. Mill. Species: Zingiber officinale (Roscoe, 1817) (US National Plant Database 2004). Sinonim nama jahe adalah : Amomum angustifolium Salisb., dan Amomum zingiber L. Ada sekitar 47 genera dan 1.400 jenis tanaman yang termasuk dalam dalam suku Zingiberaceae, yang tersebar di seluruh daerah tropis dan sub tropis. Penyebaran Zingiber terbesar di belahan timur bumi, khususnya Indo Malaya yang merupakan tempat asal sebagian besar genus Zingiber (Lawrence 1951: Purseglove 1972). Di Asia Tenggara ditemukan sekitar 80-90 jenis Zingiber yang diperkirakan berasal dari India, Malaya dan Papua. Namun hingga saat ini, daerah asal tanaman jahe belum diketahui. Jahe kemungkinan berasal dari China dan India (Grieve 1931; Vermeulen 1999) namun keragaman genetik yang luas ditemukan di Myanmar (Jatoi et al. 2008) dan India, yang diduga merupakan pusat keragaman jahe (Ravindran et al. 2005).
Rimpang jahe, terutama yang dipanen pada umur yang masih muda tidak bertahan lama disimpan di gudang. Untuk itu diperlukan pengolahan secepatnya agar tetap layak dikonsumsi. Untuk mendapatkan rimpang jahe yang berkualitas, jahe dipanen pada umur tidak terlalu muda juga tidak terlalu tua.

Jahe segar Selain dipasarkan dalam bentuk olahan jahe, juga dipasarkan dalam bentuk jahe segar, yaitu setelah panen, jahe dibersihkan dan dijual kepasaran.

Terdapat beberapa hasil pengolahan jahe yang terdapat di pasaran, yaitu:
-Jahe kering
Merupakan potongan jahe yang dikeringkan dengan irisan memotong serat irisan tipis (digebing). Jenis ini sangat populer di pasar tradisional.

-Awetan jahe
Merupakan hasil pengolahan tradisional dari jahe segar. Yang paling sering ditemui di pasaran adalah, tingting jahe (permen jahe), acar, asinan, sirup, dan jahe instan. Beberapa jenis olahan jahe ini disukai konsumen dari daerah Asia dan Australia.

-Bubuk jahe
Merupakan hasil pengolahan lebih lanjut dari jahe menggunakan teknologi industri, jahe dikeringkan selanjutnya digiling dengan kehalusan butiran bubuk yang ditentukan. Bubuk jahe diperlukan untuk keperluan farmasi, minuman, alkohol dan jamu. Biasanya menggunakan bahan baku jahe kering.

-Oleoresin jahe
Adalah hasil pengolahan lebih lanjut dari tepung jahe. Warnanya cokelat dengan kandungan minyak asiri 15 hingga 35%.
Jahe tumbuh subur di ketinggian 0 hingga 1500 meter di atas permukaan laut, kecuali jenis jahe gajah di ketinggian 500 hingga 950 meter.

Untuk bisa berproduksi optimal, dibutuhkan curah hujan 2500 hingga 3000 mm per tahun, kelembapan 80% dan tanah lembap dengan PH 5,5 hingga 7,0 dan unsur hara tinggi. Tanah yang digunakan untuk penanaman jahe tidak boleh tergenang.